BRMP TRI Hadiri FGD Program Biodiesel B50 untuk Perkuat Transisi Energi Nasional
Senin (10/11), Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar (BRMP TRI) menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) terkait implementasi Program Biodiesel B50 yang diselenggarakan oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta. FGD ini mengusung tema “Implementasi Program B50 sebagai Strategi Ketahanan Energi Nasional dan Transisi Menuju Energi Bersih di Indonesia.”
BRMP TRI diwakili oleh Kepala Balai, Dr. Ir. Evi Savitri Iriani, M.Si., serta staf Rahmat Nur Madani, A.Md. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen BRMP TRI dalam mendukung kebijakan transisi energi dan pengembangan biofuel nasional yang berkelanjutan.
FGD dipimpin oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, Prof. Purnomo Yusgiantoro, serta Asisten Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi, Dr. Ir. Retno Gumilang Dewi, M.Env.Eng.Sc. Kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan—dari kementerian, lembaga riset, industri, hingga akademisi—untuk memberikan masukan strategis mengenai arah kebijakan implementasi biodiesel B50.
Sebagai salah satu program kunci dalam transisi menuju energi bersih, kebijakan B50 diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan nilai tambah sektor kelapa sawit melalui hilirisasi, serta mendukung pencapaian target penurunan emisi karbon.
Melalui forum ini, diharapkan terjalin sinergi antar lembaga dan sektor terkait, sekaligus tersusun strategi konkret dalam mendukung keberhasilan implementasi Program Biodiesel B50. BRMP TRI berkomitmen memberikan kontribusi aktif dalam penguatan inovasi dan riset, sehingga Indonesia dapat melangkah lebih cepat menuju penggunaan energi yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.